Pengembangan Kapasitas Pengurus Melalui Manajemen Rekrutmen Dan Seleksi di BUM Desa Maju Bersama Desa Wolotolo, Kabupaten Ende, NTT

Authors

  • Fidentus Saputra Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Santa Ursula
  • Martinus Satban Ilmu Sosiatri Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Santa Ursula

DOI:

https://doi.org/10.47431/jirreg.v10i1.840

Keywords:

Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemerintah Desa

Abstract

Manajemen rekrutmen yang buruk akan berdampak pada pengelolaan BUM desa. bahkan, setelah proses rekrutmen dilakukan tetapi tidak dilanjutkan dengan pengembangan kompetensi pengurus BUMDes, maka juga akan berdampak negatif terhadap tatakeelola BUMDes. Proses rekrutmen yang didasarkan pada pertimbangan emosional dan kondisional adalah kenyataan yang sering dihadapi oleh BUMDes. Keterbatasan kualitas Sumber Daya Manusia desa merupakan faktor utama gagalnya BUM Desa. Meskipun begitu, cara pandang baru yang menekankan pada Human Capital dengan harapan sumber daya manusia yang terbatas itu bisa ditingkatkan dengan berbagai pelatihan juga mendapat hasil yang nihil. Penelitian berfokus kepada analisis mekanisme rekrutme dan seleksi pengurus BUMDes terkait pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Lokus penelitian di BUMDes Maju Bersama Desa Wolotolo, Kabupaten Ende. Hasil penelitian dibagi kedalam tiga indikator. Indikator pertama berkaitan dengan rekrutmen. Konsep rekrutmen dibagi tiga instrumen yaitu, jumlah pelamar, tipe pelamar, dan kemungkinan diterima/ditolak. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan proses rekrutmen untuk menentukan berapa jumlah pelamar tidak dilakukan dikarenakan panitia kurang terbuka, animo masyarakat juga cenderung rendah. Akibat dari tidak adanya transparansi terkait jumlah pelamar, maka berdampak juga kepada tipe pelamar yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan BUMDes pun pada kenyataannya tidak dilakukan. Kedua adalah seleksi baik itu seleksi administrasi, tes tertulis, dan tes wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa seleksi administrasi dilakukan sebagai bentuk formalitas. Penambahan item seperti seorang pelamar harus memilki sertfikat khusus untuk menujang pengelolahan BUMDes tidak dilakukan oleh panitia. Sedangkan tes tertulis juga tidak dilakukan sebagai akibat dari dana tidak cukup dalam mengadakan tes jenis ini. Sedangkan tes wawancara melalui mekanisme diskusi antara pelamar dengan panitia penyenggara. Ketiga adalah pengembangan kapasistas setelah dilakukannya seleksi dan rekrutmen. Pengembangan kapasitas secara formal belum dilakukan, sedangkan informal dilakukan dengan pendekatan personal antara pemerintah desa dengan pelamar yang telah lolos seleksi.

References

Keda O. Keren, 2 Perusahaan di NTT Masuk Nominasi 10 Besar BumDes Terbaik Nasional. Liputan 6. 2020;

Wibowo AS. Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas Ii a Purwokerto. J Manag Rev [Internet]. 2021;5(3):655–63. Available from: http://jurnal.unigal.ac.id/index.php/managementreview

Hardiyansyah H. Sistem Administrasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik. Yogyakarta: Gava Media; 2013.

Arifin A. Strategi Manajemen perubahan dalam meningkatkan disiplin diperguruan tinggi. EDUTECH ilmu Pendidik dan ilmu Sos. 2017;3 No 1(1):117–32.

Nur M, Purnama DH. Pengembangan Kapasitas Bumdes Dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus Desa Simpang Sungai Duren Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi). J Educ Dev. 2025;13(3):67–74.

Matallia Sari AAAS, Korri Arisena GM. Proses Pembentukan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Di Kabupaten Bangli. J Adm Pemerintah Desa. 2023;4(1):1–26.

Thamrin CH. Perencanaan Manajemen Sumber Daya manusia [Internet]. 2019. Available from: https://repository.deepublish.com/media/publications/588801-perencanaan-manajemen-sumber-daya-manusi-9ed81402.pdf

Anwar C, Bunga S, Repal J, Harahap A. Peran Manajemen Sumber Daya Manusia (Msdm) “Sistem Rekrutmen, Seleksi, Kompetensi Dan Pelatihan” Terhadap Keunggulan Kompetitif. CENDEKIA J Ilmu Pengetah. 2025;5(2):807–13.

Rismawati S, Pradiani TP, Fathorrahman. Analisis Pengaruh Training, Pengembangan SDM Dan Motivasi Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai di PT. Optimech Engineering Batam. Bursa J Ekon dan Bisnis. 2023;2(1):154–71.

Rozarie. Manajemen sumber daya manusia. 2017;

Mustofa M, Meisari ED, Tri E, Anggarista S. Pengembangan Badan Usaha Milik Desa Melalui Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia. J Ilm Ekon Glob Masa Kini. 2023;14(02):82–92.

Rosari R, Cakranegara PA, Pratiwi R, Kamal I, Sari CI. Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pengelolaan Keuangan BUMDES di Era Digitalisasi. Owner. 2022;6(3):2921–30.

Siregar S. Analisis Program Badan Usaha Milik Desa di Desa Melati II Kecamatan Perbaungan. 2023;16(2).

Kumala DAR. Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia. J Penelit dan Pengemb Sains dan Hum. 2022;6(2):254–61.

Septhinna E, Hakim A, Wijaya AF. PROSES REKRUTMEN SUMBER DAYA APARATUR DINAS PENDIDIKAN (Studi Kasus Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang) Elga Septhinna, Abdul Hakim, Andy Fefta Wijaya Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang. J Adm Publik. 2013;2(1):165–73.

Yullyanti E. Analisis Proses Rekrutmen Dan Seleksi Pada Kinerja Pegawai Di Sekretariat Jenderal Desdm Dengan Metode Sem. J Ilmu Admninistrasi Dan Organ. 2016;16(3):131–9.

Suryani NK. Manajemen Sumber Daya Manusia, Tinjauan Praktis Aplikatif [Internet]. Bandung: Nilacakara; 2019.

Kalangi R. Pengembangan sumber daya manusia dan kinerja aparat sipil negara di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara. J LPPM Bid EkoSosBudKum. 2015.

Adamy M. Buku Ajar: Manajemen Sumber Daya Manusia. Kunststoffe Int. 2016;106(12):16–21.

Submitted

2026-02-09

Accepted

2026-07-10

Published

2026-07-10