Dampak Kebijakan Kartu Indonesia Pintar terhadap Kelangsungan Pendidikan Siswa Kurang Mampu di SMPN 29 Medan

Main Article Content

Endang Isnawati
Rachel Meilisa Pakpahan
Dinda Amalia Nst
Frita Rohani Manik
Alvin Putra Hariando Manik
Julia Ivanna

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak kebijakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) terhadap kelangsungan pendidikan siswa kurang mampu di SMP Negeri 29 Medan. Permasalahan yang dikaji meliputi tiga aspek utama, yaitu dampak program KIP terhadap tingkat kehadiran dan angka putus sekolah, pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa, serta efektivitas penyaluran dana KIP dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada 1 April 2026. Subjek penelitian terdiri dari wakil kepala sekolah, ketua OSIS, siswa penerima KIP, dan siswa non-penerima KIP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KIP memberikan dampak positif yang signifikan, tercermin dari meningkatnya motivasi belajar, berkurangnya beban ekonomi keluarga, dan terpenuhinya kebutuhan dasar pendidikan. Pelaksanaan program berjalan secara terstruktur dan transparan melalui sistem Dapodik, verifikasi lapangan, serta koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan bank penyalur. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterlambatan pencairan dana dan ketidaktepatan sasaran penerima yang perlu diperbaiki

Article Details

How to Cite
Endang Isnawati, Rachel Meilisa Pakpahan, Dinda Amalia Nst, Frita Rohani Manik, Alvin Putra Hariando Manik, & Julia Ivanna. (2026). Dampak Kebijakan Kartu Indonesia Pintar terhadap Kelangsungan Pendidikan Siswa Kurang Mampu di SMPN 29 Medan. Jurnal Masyarakat Dan Desa, 6(1), 26–36. Retrieved from https://jurnal.apmd.ac.id/JMD/article/view/950
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)