Dampak Kebijakan Kartu Indonesia Pintar terhadap Kelangsungan Pendidikan Siswa Kurang Mampu di SMPN 29 Medan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini mengkaji dampak kebijakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) terhadap kelangsungan pendidikan siswa kurang mampu di SMP Negeri 29 Medan. Permasalahan yang dikaji meliputi tiga aspek utama, yaitu dampak program KIP terhadap tingkat kehadiran dan angka putus sekolah, pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa, serta efektivitas penyaluran dana KIP dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada 1 April 2026. Subjek penelitian terdiri dari wakil kepala sekolah, ketua OSIS, siswa penerima KIP, dan siswa non-penerima KIP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KIP memberikan dampak positif yang signifikan, tercermin dari meningkatnya motivasi belajar, berkurangnya beban ekonomi keluarga, dan terpenuhinya kebutuhan dasar pendidikan. Pelaksanaan program berjalan secara terstruktur dan transparan melalui sistem Dapodik, verifikasi lapangan, serta koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan bank penyalur. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterlambatan pencairan dana dan ketidaktepatan sasaran penerima yang perlu diperbaiki