Agile Governance Dalam Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Bandung

Authors

  • I Gede Putra Muliawan Langlangbuana University
  • Tati Sarihati Langlangbuana

DOI:

https://doi.org/10.47431/jirreg.v10i1.728

Keywords:

Agile Governance; Population Administration; Key Performance Indicators; Public Services; Service Digitalisation

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi prinsip Agile Governance dalam pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Evaluasi dilakukan berdasarkan tiga indikator utama dalam kerangka Key Performance Indicators (KPI), yaitu velocity (kecepatan proses layanan), lead time (waktu tunggu layanan), dan satisfaction (tingkat kepuasan masyarakat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Disdukcapil telah mengadopsi pendekatan agile melalui digitalisasi layanan dan percepatan proses, efektivitasnya belum merata di seluruh wilayah kerja. Hambatan teknis, struktural, dan kultural masih menjadi tantangan, terutama di wilayah perdesaan dengan keterbatasan infrastruktur dan literasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Agile Governance berpotensi meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan publik, namun memerlukan strategi yang lebih komprehensif untuk menjamin pemerataan akses dan integrasi sistem secara menyeluruh.

References

Creswell JW. Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. 4th ed. California: Sage Publications; 2014.

Hayat S. Manajemen pelayanan publik. Jakarta: Raja Grafindo Persada; 2007.

Lewis CW, Gilman SC. The ethics challenge in public service: A problem-solving guide. California: Jossey-Bass; 2005.

Luna D, Morais J. Agile Governance Theory: A new approach to public sector management. Public Administration Review Institute; 2009.

Madan S. 13 agile metrics and KPIs you must track in 2025 [Internet]. Agilemania; 2024 [cited 2025 Oct 29]. Available from: https://agilemania.com/agile-metrics-and-kpi-you-must-track

Marifah A, Satlita L. Agile Governance pada Jogja Smart Service dalam pelayanan publik di Kota Yogyakarta. J Public Policy Adm Res. 2023;1(1).

Moleong LJ. Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya; 2017.

Mulyadi D. Pelayanan publik dan reformasi birokrasi. Bandung: Alfabeta; 2018.

Nazir M. Metode penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia; 2013.

Zahra NSA, Suparman N, Alia S. Penerapan prinsip Agile Governance dalam pelayanan publik pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung. J Inov Penelit. 2022;3(5).

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Agile government: Reimagining policy-making and public service delivery [Internet]. OECD; 2020 [cited 2025 Oct 29]. Available from: https://www.oecd.org/en/about/directorates/directorate-for-public-governance.html

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Administrasi.

Septiawan S. Implementasi sistem pelayanan kependudukan terpadu dalam perspektif Agile Governance di Kabupaten Bandung. J Identitas Adm Publik Univ Muhammadiyah Bandung. 2023;3(2).

Suparman N, Mubarok S. Penerapan prinsip Agile Governance dalam pelayanan publik pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung. J Ilmu Pemerintahan STP Mataram. 2019;4(2).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Wijayanti D. Birokrasi publik dan tantangan responsivitas di era digital. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2021.

Mutiarin D, Khaerah N, Nyssa AVI, Nasrulhaq N. E-Government development: Catalysing agile governance transformation in Indonesia. J Contemp Gov Public Policy. 2024;5(1).

Suprastiyo A, Warsono H, Astuti RS. Agile Governance: Aplikasi dalam pelayanan publik. Bandung: Widina Bhakti Persada; 2023.

Ratih. Agile governance implementation in public services: The case of DPMPTSP Padang City during the COVID-19 pandemic. J Adm Kebijakan Publik. 2024;9(2):317–341.

Submitted

2025-10-29

Published

2026-06-21