Quo Vadis Rendahnya Total Fertility Rate di Kota Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.47431/jirreg.v10i1.757Keywords:
Bonus Demografi, Quo Vadis, TFR, YogyakartaAbstract
Penurunan TFR di Kota Yogyakarta menunjukkan keberhasilan program pengendalian kelahiran melalui program KB dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan reproduksi. Namun, capaian TFR yang kini berada di bawah replacement level 2,1 menimbulkan pertanyaan "quo vadis" ke mana arah kebijakan kependudukan akan dibawa di tengah ancaman penuaan penduduk dan berakhirnya bonus demografi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak rendahnya TFR terhadap struktur demografi serta kebijakan pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan demografi di masa depan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan pegawai DP3AP2KB Kota Yogyakarta serta analisis data sekunder berupa tren TFR, piramida penduduk, serta rasio ketergantungan yang diambil dari website resmi BKKBN dan BPS. Data sekunder yang diolah menunjukkan: (1) TFR yang terus turun; (2) penurunan rasio ketergantungan dari 50 (2010) menjadi 41–42 (2023–2024) yang menandai fase akhir bonus demografi; dan (3) piramida penduduk 2024 yang menyempit di bagian bawah serta meningkatnya proporsi lansia, mengindikasikan awal proses aging population. Hasil penelitian menegaskan bahwa TFR rendah mempercepat transisi menuju penduduk menua sehingga kebijakan daerah harus lebih adaptif. Pemerintah Kota Yogyakarta merespons melalui penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK), advokasi penurunan unmet need, serta pengembangan Sekolah Lansia sebagai strategi kesiapan menghadapi era pasca bonus demografi. Kajian ini menegaskan urgensi arah kebijakan kependudukan daerah menuju keseimbangan antara pengendalian kelahiran, fertilitas ideal, dan kualitas hidup masyarakat.
References
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Lembaran Negara Republik Indonesia, Nomor 161 Tahun 2009.
BKKBN. Modul 9 Implementasi Program Kependudukan [Internet]. Jakarta: Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan dan Keluarga Berencana; 2021. Available from: www.elearningbkkbn.go.id
Kemenko PMK. Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI. 2025 [cited 2025 Nov 21]. Kemenko PMK Dorong Percepatan Penyusunan Revisi Desain Besar Pembangunan Kependudukan. Available from: https://www.kemenkopmk.go.id/kemenko-pmk-dorong-percepatan-penyusunan-revisi-desain-besar-pembangunan-kependudukan
BKKBN. Modul 2 Pembangunan Berwawasan Kepandudukan. Jakarta: Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan dan Keluarga Berencana; 2022.
Ansanoor SH, Pratiwi DA, Solihin M. Implemantasi Program Keluarga Berencana di Kota Batam. Jurnal Trias Politika. 2022 Apr;6(1):31–46.
Azizah R Al, Mulyani WP, Sukamdi S. Analysis of The Development of Regional Socio-Economic Conditions on The Aging Population in Aceh Province. Jurnal Biometrika dan Kependudukan [Internet]. 2024 Dec;13(2):144–52. Available from: https://e-journal.unair.ac.id/JBK/article/view/55372
Aryati S, Sukamdi S, Listyaningsih U. Moderate Replacement Fertility: Tranquility Dimension Variables of Yogyakarta Special Region, Indonesia in 2023. JURNAL GEOGRAFI. 2025 Aug 4;17(2):193–206.
Robey B. Falling fertility in Indonesia: success in national family planning. Asia-Pacific population & policy [Internet]. 1989 Dec;11(11):1–4. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12282583/
Myrskylä M, Hellstrand J, Lappo S, Lorenti A, Nisén J, Rao Z, et al. Declining Fertility, Human Capital Investment, and Economic Sustainability. Demography. 2025;62(2):489–514.
Meo TB, Baowolo DL, Maro BA, Dima ETY. Memanfaatkan Bonus Demografi Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Antara Potensi Produktif dan Ancaman Pengangguran. Neraca Manajemen, Ekonomi. 2025;21(12).
Word Health Organization. Ageing and health [Internet]. 2023. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/ageing-and-health
Setiawan A, Tjiptoherijanto P, Mahi BR, Khoirunurrofik K. The Impact of Local Government Capacity on Public Service Delivery: Lessons Learned from Decentralized Indonesia. Economies. 2022;10(12):1–13.
Fahri. DMKP Universitas Gadjah Mada. 2025 [cited 2025 Nov 21]. Bukan Sekadar Gimmick, Inovasi Sejati Harus Mendobrak Tatanan! Hasto Wardoyo Walikota Yogyakarta dalam Kuliah Tamu DMKP. Available from: https://mkp.fisipol.ugm.ac.id/2025/09/30/bukan-sekadar-gimmick-inovasi-sejati-harus-mendobrak-tatanan-hasto-wardoyo-walikota-yogyakarta-dalam-kuliah-tamu-dmkp/
Fantaye FT, Damtew SA, Sene KM. Fertility Intention and Its Correlates With Reproductive-aged Married Women in Ethiopia: An Adapted Theory of Planned Behavior (TPB). Journal of Health, Population and Nutrition. 2025;44(82):1–18.
Grimbert F, Roring APJ. Analisis Penyebab Penurunan Angka Kelahiran di Tiongkok 2017-2023. Multikultura: Jurnal Lintas Budaya. 2024 Jul;3(3):467–91.
Subanti S, Hakim AR, Rahmah M, Riani AL, Pratiwi H, Juansih J, et al. Do older adults still choose comfortable cities? The quality of life and its affect on Indonesia’s older adult population. Frontiers in Public Health. 2025 Aug 21;13.
Gani AF. Literature Review: Indonesia’s Declining Birth Rate and Its Implications for Marriage Decisions. Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman. 2025;4(1):575–84.
Abdillah AF, Pujiyanti W, Muhammad AS. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Gabungan. Ismaya B, editor. Karawang: Saba Jaya Publisher; 2025.
Nainggolan FA, Budiman MAk. Analisis Potensi Dan Resiko Bonus Demografi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Ekonomi Indonesia. 2024;6(2):95–104.
Noor MS, Shaddiq S. Bonus Demografi Menyongsong Indonesia Emas 2045 Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi, Teknologi, dan Kesehatan. Fatimah H, editor. Bantul: CV Mine; 2023.
Riansih C, Candra, W Utami N. Hubungan Peran Inovasi Dan Strategis Manajemen Tim Pendamping Keluarga (TPK) Mendukung Kesiapan Menurunkan Angka Stunting Di Yogyakarta. Jurnal Permata Indonesia. 2024;15(1):8–17.
Harasty C, Ostermeier M. Population Ageing: Alternative Measures of Dependency and Implications For The Future of Work [Internet]. International Labour Organization. Switzerland: ILO Working Paper 5; 2020. 53 p. Available from: https://www.econstor.eu/handle/10419/263072
Cicih LHM, Agung DN. Lansia di Era Bonus Demografi. Jurnal Kependudukan Indonesia. 2022 Oct 18;17(1):1–14.
DPRD Kota Yogyakarta. DPRD setujui Perda Kesejahteraan Lansia [Internet]. 2025 [cited 2025 Nov 12]. Available from: https://dprd.jogjakota.go.id/detail/index/44392/dprd-yogyakarta-setujui-perda-kesejahteraan-lansia-2025-11-06
Kurniasih DE, Erwanto R, Sugiharti S, Afrezah, Amigo TAE, Nugroho A. Pengembangan Sekolah Lansia dalam Bina Keluarga Lansia (BKL) Level Standart Tiga (S3) sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Lanjut Usia di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat (ABDISEMAR) [Internet]. 2022;1(2):76–82. Available from: https://jaskesmas.respati.ac.id





