Collabotarive Governance Dalam Pengembangan Desa Wisata Cibereum Kabupaten Ciamis
DOI:
https://doi.org/10.47431/jirreg.v10i1.762Keywords:
collaborative governance; tourism village; community participationAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan collaborative governance dalam pengembangan Desa Wisata Cibereum, Kabupaten Ciamis. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Kerangka analisis mengacu pada model Ansell dan Gash (2008) yang mencakup lima dimensi utama: kondisi awal, sumber daya, desain kelembagaan, kepemimpinan, dan proses kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata di Cibereum masih menghadapi tantangan dalam hal partisipasi masyarakat, dominasi aktor tertentu, dan belum optimalnya struktur kelembagaan. Kolaborasi antaraktor belum sepenuhnya terstruktur dan berorientasi pada konsensus, sehingga kepercayaan dan komitmen antar pihak masih perlu diperkuat. Masyarakat mulai merasakan manfaat ekonomi dari aktivitas wisata, namun belum memahami peran strategis mereka dalam pengelolaan dan keberlanjutan destinasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan lokal, pembentukan forum multipihak yang inklusif, serta fasilitasi dari aktor eksternal seperti LSM. Dengan penerapan collaborative governance yang efektif, Desa Wisata Cibereum berpotensi menjadi model pengembangan pariwisata berbasis komunitas yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
References
WTTC. World Travel and Tourism Council. 2024. Travel & Tourism Economic Impact 2024. Available from: https://wttc.org/
Comerio, N., & Strozzi F. Tourism and local development in developing countries. A Syst Rev Sustain [Internet]. 2018; Available from: https://doi.org/10.3390/su10072361
Nunkoo, R., Ramkissoon, H., & Gursoy D. Public trust in tourism institutions. Ann Tour Res. 2019;
Panić M. Tourism as a tool for poverty alleviation in rural communities. J Rural Dev Stud. 2024.
Nagari JP. Jurnal Pembangunan Nagari. 2025;10(1):20–37.
Ćurčić, N., Stankov, U., & Pavluković V. Community-based tourism in rural areas: A pathway to sustainability. - ournal Tour Cult Chang. 2021;
Revida E. Integrasi budaya lokal dalam pengembangan desa wisata. J Sos Hum. 2023;
Minardi, A., Hidayat, T., & Ramadhani R. Potensi sosial budaya dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan. J Pembang Wil dan Desa. 2020;
Rizqiyah AA. Good News From Indonesia. 2024. Kemenparekraf Tetapkan Target Desa Wisata Mencapai 6000 Tahun Ini. Available from: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2024/02/20/kemenparekraf-tetapkan-target-desa-wisata-mencapai-6000-tahun-ini
Fanida, E., & Oktarianda R. Kontribusi desa wisata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di Indonesia. J Ekon dan Kebijak Publik. 2021;
Ginting, R., Sembiring, M., & Tarigan E. Desa wisata sebagai wahana pelestarian budaya dan pembangunan berkelanjutan. J Pariwisata Nusant. 2023;
Antara, I. N. G., Suryawan, I. W., & Yasa IN. Strategi pengembangan desa wisata berbasis budaya lokal. J Kepariwisataan Indones. 2021;
Iswari R. Peran usaha mikro dalam pengembangan desa wisata berbasis komunitas. J Ekon Kreat dan Pariwisata. 2023;
Towoliu, M., Lantang, S., & Rante H. Pelestarian budaya melalui pengembangan desa wisata. J Antropol Indones. 2023;
Purnomo H. Strategi penguatan ekonomi lokal melalui pariwisata berbasis komunitas. J Ekon dan Pembang. 2020;
Junaid I, Dewi WO, Said A, Hanafi H. Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan : Studi Kasus di Desa Paccekke , Kabupaten Barru , Indonesia Developing Sustainable Tourism Village : A Case Study at Paccekke Village , Barru Regency of Indonesia. 2022;6(3):287–301.
Jimenez-Garcia, M., Saura, J. R., & Reyes-Menendez A. Exploring the impact of user-generated content on tourist destination image through sentiment analysis. Technol Forecast Soc Change. 2020;
Moleong Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.; 2017.
John W. Creswell. Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications; 2014.
Nazir M. Metode penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.; 2013.
Sugiyono. Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.
Denzin NK LY. Handbook of Qualitative Research. Terjemahan Dariyatno dkk. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2009.
Ansell, C., & Gash A (2008). Collaborative governance in theory and practice. J Public Adm Res Theory. 2008;
Ansell C, Gash A. Collaborative governance in theory and practice. Adm Res Theory. 2007;18(4):543–71.





