ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN PELAYANAN TERHADAP PRODUKTIVITAS PEGAWAI KEHUTANAN
(Studi Pada Kantor CDK Wilayah III Sukabumi)
DOI:
https://doi.org/10.47431/jirreg.v10i1.774Keywords:
Emisi GRK, Rehabilitasi Hutan, Collaborative Governance, Pengelolaan Hutan RakyatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program penurunan emisi gas rumah kaca (GRK), kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan, serta penerapan model collaborative governance terhadap pengelolaan hutan rakyat di wilayah Cabang Dinas Kehutanan (CDK) III Sukabumi. Latar belakang penelitian didasarkan pada urgensi pencapaian target FOLU Net Sink 2030 dan tingginya lahan kritis di Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik survei, melibatkan 23 responden yang dipilih melalui cluster sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap pengelolaan hutan rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program penurunan emisi GRK dan rehabilitasi hutan lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan hutan rakyat, dengan nilai R² sebesar 67,8%, yang berarti kedua variabel menjelaskan sebagian besar variasi pengelolaan hutan rakyat. Model collaborative governance terbukti mampu mengoptimalkan pengelolaan melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas teknis, dan keterlibatan multi-stakeholder. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan rakyat memerlukan sinergi antara kebijakan penurunan emisi, rehabilitasi partisipatif, dan kolaborasi lintas sektor. Penelitian merekomendasikan penguatan regulasi, digitalisasi layanan, serta insentif ekonomi untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan hutan rakyat
References
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.
Arifin, F., & Kurniadi, B. (2024). Implementation of the Development Planning Deliberation Policy (Musrenbang) in Sumur Bandung Sub District. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP), 8(1), 288-295.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukabumi. (2023). Kabupaten Sukabumi dalam angka 2023. BPS Kabupaten Sukabumi.
Djaenudin, D. (2020). Rehabilitasi lahan kritis dan implikasinya terhadap fungsi hidrologi hutan rakyat. Jurnal Konservasi Sumberdaya Alam, 15(2), 101–112.
Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29.
Fahmi, R., Nugroho, A., & Lestari, S. (2019). Konflik tujuan ekonomi dan ekologi dalam pengelolaan hutan rakyat. Jurnal Manajemen Hutan, 8(1), 55–68.
Ghivary, R. A. (2023). Implementasi collaborative governance dalam pengelolaan lingkungan di Kabupaten Sukabumi. N/A
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Dokumen kebijakan FOLU Net Sink 2030. KLHK.
Kementerian Kehutanan. (2024). Data kawasan hutan dan hutan rakyat wilayah CDK III Sukabumi. Kementerian Kehutanan.
Machali, I. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif untuk ilmu sosial.
Nurfatriani, F., Darusman, D., Nurrochmat, D. R., & Muttaqin, M. Z. (2018). Kebijakan rehabilitasi hutan dan lahan dalam mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 15(1), 1–15.
Nugroho, S. S., Safitri, K. I., Syamsuadi, A., Syahrier, F. A., & Pratama, G. (2025). Collaborative Governance Dalam Mitigasi Abrasi Di Kabupaten Bengkalis Provins Riau. SUMUR-Jurnal Sosial Humaniora, 3(2), 43-55.
Ren, Y., Zhang, F., Zhao, C. & Cheng, Z. (2023). Attribution of climate change and human activities to vegetation NDVI in Jilin Province, China during 1998–2020. Ecological Indicators.
Rusadi, S., Mulyawan, R., Suwaryo, U., & Yuningsih, N. Y. (2024). Implementing good environmental governance to manage coastal abrasion in bengkalis regency, indonesia. dalam Jurnal International Journal of Sustainable Development & Planning, 19(5), 1911-1919.
Sirait, M., Prasetyo, B., & Rahmawati, D. (2021). Analisis lahan kritis dan strategi rehabilitasi di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Konservasi Lahan, 10(2), 120–132.
Setyowati, D. L., Hardati, P., Benardi, A. I., Hamid, N., & Anugrahanto, Y. D. (2021, September). The role of the disaster preparedness group in adapting abrasion to communities affected by abrasion on the North Coast of Rembang, Central Java. In 6th International Conference on Education & Social Sciences (ICESS 2021) (pp. 61-66). Atlantis Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharjito, D. (2019). Pengelolaan hutan rakyat dan peningkatan kesejahteraan petani. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 25(1), 45–57.
Wang, Z., He, A., & Nan, S. (2025). Green finance reform, multifaceted collaborative governance, and corporate greenwashing: Evidence from double/debiased machine learning method. Journal of environmental management, 383, 125466.
Wulandari, C., & Inoue, M. (2018). Community participation and social capital in sustainable community-based forest management. Journal of Sustainable Forestry, 37(3), 270–285.





