Legitimasi Pemerintah Kalurahan Sambirejo dalam Kebijakan Perubahan Pembangunan Wisata Tebing Breksi

Authors

  • John Albert Tarsisius Gimanto
  • Sutoro Eko Yunanto Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD"

DOI:

https://doi.org/10.47431/jirreg.v10i1.837

Keywords:

legitimasi, Kebijakan, Pemerintah Desa, Partisipasi, wisata

Abstract

Penelitian ini menganalisis proses pembentukan legitimasi pemerintah kalurahan dalam melaksanakan kebijakan perubahan penutupan tambang rakyat dan pengembangan Wisata Tebing Breksi di Kalurahan Sambirejo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Perubahan kebijakan ini awalnya memicu resistensi sosial karena berdampak langsung pada sumber penghidupan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi strategis kasus melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk memahami dinamika legitimasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legitimasi tidak terbentuk secara otomatis melalui dasar hukum formal, tetapi dibangun secara aktif melalui mobilisasi otoritas formal dan tradisional, proses musyawarah publik, pembenaran normatif kebijakan, serta pelembagaan partisipasi masyarakat. Legitimasi berperan sebagai mekanisme penting dalam mentransformasikan resistensi sosial menjadi dukungan kolektif terhadap kebijakan perubahan pembangunan desa.

References

Arif I. Legitimacy of government and governance. 2024;1–23.

Peter F. Political Legitimacy. In: Stanford Encyclopedia of Philosophy [Internet]. 2017. Available from: https://plato.stanford.edu/cgi-bin/encyclopedia/archinfo.cgi?entry=legitimacy

Beetham D. The Legitimation of Power. 1991. 1–260 p.

Orr CJ, Adamowski JF, Medema W, Milot N. A multi-level perspective on the legitimacy of collaborative water governance in Québec. Can Water Resour J / Rev Can des ressources hydriques [Internet]. 2016;41(3):357–71. Available from: http://dx.doi.org/10.1080/07011784.2015.1110502

Utami P. Analisis Respons Publik di Media Sosial terhadap Proses Legislasi RUU TNI dalam Kerangka Demokrasi Deliberatif. 2025;13(1):138–56.

Cohen J. Deliberation and Democratic Legitimacy. 1997;

Lim WM. What Is Qualitative Research ? An Overview and Guidelines. 2025;32(2):199–229.

Bunkar RC, Chauhan L, Verma A, Sirilakshmi Y. CASE STUDY RESEARCH: A METHOD OF QUALITATIVE RESEARCH Ramesh. In 2024.

Lkp P, Masa P. PENGELOLAAN LKP PADA MASA PENDMIK COVID-19 Zhahara. J Lifelong Learn. 2021;4(1):15–22.

Putri HJ, Murhayati S. Metode Pengumpulan Data Kualitatif. J Pendidik Tambusai. 2025;9(2):13074–86.

Prasanti D. PENGGUNAAN MEDIA KOMUNIKASI BAGI REMAJA PEREMPUAN DALAM PENCARIAN INFORMASI KESEHATAN Studi. J LONTAR VOL. 2018;6(1):13–21.

Waeraas A. Legitimacy and Legitimation in Public Relations. In: Public Relations and Social Theory: Key Figures and Concepts. 2018.

Raisa Z, Hani A, Davika Z, Ramdani A. Diskursus Publik dan Relevansi Dengan Legitimasi Kekuasaan Dari Teori Habermas. J Sos Polit Pemerintah dan Huk. 2024;3(2).

Campbell JW. Public Participation and Trust in Government : Results From a Vignette Experiment. J Policy Stud. 2023;38(2):23–31.

Submitted

2026-02-06

Accepted

2026-05-19

Published

2026-06-21