POLA RELASI PEMERINTAHAN DESA

Authors

  • Condrodewi Puspitasari STPMD APMD YOGYAKARTA
  • Sumarjono Program Studi Ilmu Pemerintahan, STPMD "APMD" Yogyakarta
  • Putera Perdana Program Studi Ilmu Pemerintahan, STPMD "APMD" Yogyakarta
  • Juang Gagah Mardhika Program Studi Ilmu Pemerintahan, STPMD "APMD" Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.47431/governabilitas.v3i1.149

Keywords:

BUM Desa, hybrid institutions theory, village government, tourism village, Bleberan village

Abstract

This article aims to explores the relationship between the Government of Kalurahan Bleberan and BUM Desa Sejahtera using a governance perspective and a hybrid institution perspective. BUM Desa Sejahtera is one of the successful BUM Desa in Kabupaten Gunungkidul in managing resources so it is interesting to researched using a governance perspective and hybrid institutions. The method used in this research is qualitative with a case study approach. The results of the study show that the relationship between the Government of Kalurahan Bleberan and BUM Desa Sejahtera has been well-systemized and patterned as an embodiment of a governance perspective. The governance model of the relationship that occurs between the two parties is in accordance with the decentralized model which is low political authority but has a high level of democracy. Based on the perspective of hybrid institutions, resource management in Kalurahan Bleberan has also involved stakeholders through continuous engagement between the Government of Kalurahan Bleberan, BUM Desa management, the Rancang Kencono foundation, as well as citizena and those are regulated in formal regulations that bind all parties.

References

Agunggunanto, E. Y., Arianti, F., Kushartono, E. W., & Darwanto. (2016). Pengembangan Desa Mandiri Melalui Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Jurnal Dinamika Ekonomi Dan Bisnis, 13(1), 67-81. https://ejournal.unisnu.ac.id/JDEB/article/view/395/753

Agustiana, R. A. (2020). KERJA SAMA INDONESIA-KOREA SELATAN DALAM PEMBANGUNAN DESA MELALUI PROGRAM SAEMAUL UNDONG (STUDI KASUS DESA SUMBERMULYO, BANTUL). Pertamina University.

Alkadafi, M., Tauby, S., & Andini, N. L. (2021). Pengembangan Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa Dalam Menggerakkan Ekonomi Desa di Provinsi Riau. PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 7(1). https://doi.org/10.25299/jiap.2021.vol7(1).6562

Badan Pusat Statistik. (2022). Berita Resmi Statistik. www.bps.go.id

Bagus, N. (2020). Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) atas Kerjasama Badan Usaha milik Swasta. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 9(2). https://doi.org/https://doi.org/10.33366/jisip.v9i2.2226

Bromley, D. W. (1990). The Commons, Property, and Common-Property Regimes. Designing Sustainability on the Commons, the First Biennial Conference of the International Association for the Study of Common Property.

Burhan, B. (2006). Analisis Data Penelitian Kualitatif: Pemahaman Filosofis Dan Metodologis Ke Arah Penguasaan Model Aplikasi. PT. Raja Grafindo Persada.

Chintary, V. Q., & Lestari, A. W. (2016). PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENGELOLA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES). JISIP: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Vol. 5, No, 59-63.

DJPK Kementrian Keuangan Republik Indonesia. (2020, September 29). Rincian Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dalam APBN Tahun Anggaran 2021. Djpk.Kemenkeu.Go.Id. https://djpk.kemenkeu.go.id/?p=17307

German, L., & Andrew, K. (2010). "Hybrid institutions": Applications of common property theory beyond discrete tenure regimes. International Journal of the Commons, 4(1), 571-596. https://doi.org/10.18352/bmgn-lchr.108

Hadi, U. (2017, May 15). Bleberan Gunungkidul Jadi Desa Wisata Terbaik Versi Kemendes. News.Detik.Com. https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3501806/bleberan-gunungkidul-jadi-desa-wisata-terbaik-versi-kemendes

Hardijono, R., Maryunani, Yustika, A. E., & Ananda, C. F. (2014). Economic Independence Of The Village Through Institutional Village Enterprises (BUMDes). IOSR Journal of Economics and Finance (IOSR-JEF), 3(2), 21-30. https://doi.org/10.9790/5933-03232130

Heltberg, R. (2002). Property Rights and Natural Resource Management in Developing Countries. Journal of Economic Surveys, 16(2), 189-214. https://doi.org/10.1111/1467-6419.00164

Hidayati, U. (2015). Performance Analysis of Village-Owned Enterprise Managers as a Basic of Designing Education and Training. European Journal of Business and Management, 7(32), 143-147. https://core.ac.uk/reader/234626930

Humas Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2015, October 19). Kurangi Jumlah Desa Tertinggal, Kementerian Desa Luncurkan Indeks Desa Membangun. Setkab.Go.Id. https://setkab.go.id/kurangi-jumlah-desa-tertinggal-kementerian-desa-luncurkan-indeks-desa-membangun/

Humas Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2022). Pemanfaatan Dana Desa Tahun 2021 dan Prioritas Pemanfaatan Dana Desa Tahun 2022. Setkab.Go.Id. https://setkab.go.id/pemanfaatan-dana-desa-tahun-2021-dan-prioritas-pemanfaatan-dana-desa-tahun-2022/

Jati, G. P. (2017, May 14). Pemerintah Ganjar Penghargaan 10 Desa Wisata Terbaik. Cnnindonesia.Com. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170514155204-269-214734/pemerintah-ganjar-penghargaan-10-desa-wisata-terbaik

Jelivan, F. H. (2015). Sukses Tiga BUMDesa Kelola Bisnis Wisata. Berdesa.Com. https://www.berdesa.com/sukses-tiga-bumdesa-kelola-bisnis-wisata/

Permendes PDTT RI No. 4 Tahun 2015 tentang Badan Usaha Milik Desa, Pub. L. No. No.4 Tahun 2015 (2015).

Kennett, P. (Ed.). (2008). Governance, Globalization and Public Policy. Edward Elgar Publishing Limited.

Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah. (2016, May 24). Dana Desa Dimanfaatkan untuk BUMDes. Kppod.Org. https://www.kppod.org/berita/view?id=510#:~:text=Dana desa dapat dimanfaatkan untuk,unit BUMDes di seluruh Indonesia.

Kurniasih, D., & Wijaya, S. S. (2017). KEGAGALAN BISNIS PEMERINTAH DESA (Studi tentang Relasi Bisnis-Pemerintah pada Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Banyumas). JPSI (Journal of Public Sector Innovations), vol.1 No., p.66-72. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/jpsi.v1n2.p66-72

Mahonge, C. P., Nsenga, J. V., Itani, J., & Kurosaki, R. (2021). Resource Governance Using A Hybrid Institution in Momba District Tanzania : A Process Approach. INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL SCIENCES AND HUMANITY STUDIES, 13(1), 152-175. https://doi.org/10.34109/ijsshs.202114007

Mahrofi, Z. (2021, March 18). Pemerintah targetkan jumlah BUMDes berkembang capai 10.000 pada 2024. Antaranews.Com. https://www.antaranews.com/berita/2049998/pemerintah-targetkan-jumlah-bumdes-berkembang-capai-10000-pada-2024

Miller, M. A., Middleton, C., Rigg, J., & Taylor, D. (2020). Hybrid Governance of Transboundary Commons: Insights from Southeast Asia. Annals of the American Association of Geographers, 110(1), 297-313. https://doi.org/10.1080/24694452.2019.1624148

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Mustami, A. A. (2017). Jumlah Desa Tertinggal Capai 60%. Kontan.Co.Id. https://nasional.kontan.co.id/news/jumlah-desa-tertinggal-capai-60

Nababan, C. N. (2017, July 17). Penduduk Miskin Di Indonesia Capai 27,77 Juta Orang. Cnnindonesia.Com. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170717132808-92-228339/penduduk-miskin-di-indonesia-capai-2777-juta-orang

Nia. (2015). Jumlah Penduduk Kota Dominasi Penduduk Desa di 2015. Finance.Detik.Com. https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/1402139/jumlah-penduduk-kota-dominasi-penduduk-desa-di-2015

Ostrom, E. (2006). The Value-Added of Laboratory Experiments for the Study of Institutions and Common-Pool Resources. Journal of Economic Behavior & Organization, 61(2), 149-163. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jebo.2005.02.008

Prabowo, T. H. E. (2014). Developing Bumdes (Village-owned Enterprise) for Sustainable Poverty Alleviation Model Village Community Study in Bleberan-Gunung Kidul-Indonesia. World Applied Sciences Journal 30 (Innovation Challenges in Multidiciplinary Research & Practice), 19-26. https://doi.org/10.5829/idosi.wasj.2014.30.icmrp.4

Punch, keith F. (2013). Introduction on to Social Research : Quantitative & Qualitative approaches. Sage Publishing.

Purnamasari, H., Yulyana, E., & Ramdani, R. (2016). Efektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Berbasis Ekonomi Kerakyatan Di Desa Warungbambu Kecamatan Karawang. Jurnal Politikom Indonesiana, 1(2), 31-42. https://doi.org/https://doi.org/10.35706/jpi.v1i2.616

Putra, E. P. (2015, February 1). Pemerintah Target Dirikan 40 Ribu BUMDes. Republika.Co.Id. https://republika.co.id/berita/nasional/umum/15/02/01/nj3a0e-pemerintah-target-dirikan-40-ribu-bumdes

Ramadana, C. B., Ribawanto, H., & Suwondo. (2013). KEBERADAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) SEBAGAI PENGUATAN EKONOMI DESA (Studi di Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik (JAP), 1(6), 1068-1076. https://media.neliti.com/media/publications/75712-ID-keberadaan-badan-usaha-milik-desa-bumdes.pdf

Rizaty, M. A. (2021). Sebanyak 56,7% Penduduk Indonesia Tinggal di Perkotaan pada 2020. Databoks.Katadata.Co.Id. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/08/18/sebanyak-567-penduduk-indonesia-tinggal-di-perkotaan-pada-2020

Rusiana, D. A. (2017, January 26). BUMDes, Motor Penggerak Ekonomi Desa. Sindonews.Com. https://ekbis.sindonews.com/berita/1174581/34/bumdes-motor-penggerak-ekonomi-desa

Sari, I. P., & Ekaputri, R. A. (2019). BUMDES di Kecamatan Kabawetan : Kajian Manfaat Bagi Masyarakat. CONVERGENCE : THE JOURNAL OF ECONOMIC DEVELOPMENT, 1(1). https://ejournal.unib.ac.id

Septian, D. (2016). Di 2019, Tiap Desa Bakal Terima Dana Sebesar Rp 1,5 Miliar. Liputan 6.Com. https://www.liputan6.com/bisnis/read/2630021/di-2019-tiap-desa-bakal-terima-dana-sebesar-rp-15-miliar

Sidik, F. (2015). Menggali Potensi Lokal Mewujudkan Kemandirian Desa. Jurnal Kebijakan Dan Administrasi Publik (JKAP), 19(2), 115-131. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jkap.7962

Situmorang, anggun P. (2017). Ini Alasan Pemerintah Jokowi Terus Tambah Jumlah Dana Desa Tiap Tahun. Merdeka.Com. https://www.merdeka.com/uang/ini-alasan-pemerintah-jokowi-terus-tambah-jumlah-dana-desa-tiap-tahun.html

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, CV.

Suharyanto, Dewi, R., & Barori, M. (2014). Buku Pintar Pengembangan dan Pengelolaan BUM Desa (S. E. Yunanto (Ed.)). FPPD.

Suryana, I. M., Setiyono, T. J., & Murdoyono, C. S. (2015). Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Bumdes (Badan USAha Milik Desa). Jurnal Bakti Saraswati, 4(2).

Velina, C. (2015). Desa Wisata Bleberan Dinyatakan Sebagai Yang Terbaik Dari Yang Terbaik Tingkat DIY. Kanaljogja.Id. https://kanaljogja.id/desa-wisata-bleberan-dinyatakan-sebagai-yang-terbaik-dari-yang-terbaik-tingkat-diy/

Waseso, R. (2021, September 15). Sebanyak 35% BUMDes di Indonesia terdampak pandemi Covid-19. Kontan.Co.Id. https://nasional.kontan.co.id/news/sebanyak-35-bumdes-di-indonesia-terdampak-pandemi-covid-19

Yin, R. K. (2019). Studi Kasus: Desain Dan Metode (16th ed.). Raja Grafindo Persada.

Yogyes.com. (2021). AIR TERJUN SRI GETHUK Gemuruh Air Pemecah Hening di Tanah Kering. https://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/nature-and-outdoor/sri-gethuk/

Yulianto, T. (2017, January 1). BUM Desa Dan Ekonomi Kreatif. Kompas. https://www.pressreader.com/indonesia/kompas/20170429/

Downloads

Published

2022-06-30