Pemetaan Dampak Perubahan Iklim Terhadap Desa-Desa di Indonesia: Analisis Bibliometrik
Main Article Content
Abstract
Abstrak
Krisis iklim menimbulkan dampak multidimensi di desa-desa Indonesia. Masalah pokok terletak pada kerentanan desa terhadap bencana hidrometeorologis dan terbatasnya kapasitas adaptif strategis, diperparah oleh rendahnya literasi iklim yang menganggap perubahan iklim sebagai "nasib alamiah". Tujuan penelitian ini adalah memetakan literatur ilmiah (tren, pola kolaborasi, dan kesenjangan tematik) terkait dampak perubahan iklim di desa Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik kualitatif terhadap 276 dokumen ilmiah dari basis data Scopus dalam rentang 1994–2025, dengan bantuan perangkat VOSviewer dan R-Studio. Hasil menunjukkan akselerasi publikasi yang tajam sejak 2017, menandakan kematangan bidang riset. Namun, terdapat bias tematik kuat pada isu mitigasi berbasis lahan (kehutanan/REDD+), didorong aktor internasional, yang menggeser fokus dari urgensi adaptasi sosial-ekonomi lokal. Kesenjangan utama adalah kurangnya formalisasi praktik adaptasi sosial-budaya ke dalam mekanisme kebijakan desa. Simpulan menegaskan perlunya pergeseran paradigma: desa sebagai subjek adaptasi berdaulat. Hal ini dicapai dengan memprioritaskan peningkatan literasi iklim dan melembagakan kearifan lokal untuk membangun ketahanan iklim yang berkelanjutan dan adil.
Kata Kunci: Adaptasi, Analisis Bibliometrik, Desa Perubahan Iklim