Tokenisme dalam Tata Kelola Sumbu Filosofi Yogyakarta: Partisipasi Masyarakat di Kalurahan Panggungharjo, Kabupaten Bantul

Authors

  • Haafizh Ihsannagi Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

DOI:

https://doi.org/10.47431/sosioprogresif.v6i1.992

Keywords:

Tokenisme;, Tata Kelola;, Sumbu Filosofi Yogyakarta;, Partisipasi Masyarakat;, Warisan Dunia;

Abstract

Penetapan Sumbu Filosofi Yogyakarta sebagai Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2023 membawa konsekuensi terhadap penerapan standar pengelolaan internasional yang ketat, sekaligus menuntut adanya partisipasi masyarakat yang berkelanjutan. Namun, dalam praktiknya, struktur tata kelola cenderung bersifat sentralistik dengan peran sentral Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai aktor dominan dalam perencanaan, regulasi dan pendanaan. Kondisi ini memengaruhi pola partisipasi masyarakat lokal, khususnya pada fase awal pasca penetapan UNESCO. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Sumbu Filosofi Yogyakarta di Kalurahan Panggungharjo, dengan fokus pada keterlibatan Kelompok Kerja Teknis (Pokjanis) dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan pemangku kepentingan serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori Tangga Partisipasi untuk mengukur derajat partisipasi serta konsep voice, access dan control untuk membedah dimensi keterlibatan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat di Kalurahan Panggungharjo telah difasilitasi melalui berbagai ruang formal. Pada dimensi voice, terdapat ruang penyampaian aspirasi dan inisiatif lokal, namun masih terbatas pada aspek teknis. Pada dimensi access, keterbukaan informasi telah dilakukan, tetapi akses terhadap kebijakan strategis dan perencanaan jangka panjang masih terbatas. Sementara itu, pada dimensi control, kewenangan pengambilan keputusan tetap didominasi oleh aktor di tingkat atas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Sumbu Filosofi Yogyakarta masih berada pada tingkatan tokenisme, yang dipahami sebagai fase awal dalam proses adaptasi tata kelola pasca penetapan UNESCO.

References

Anugrah, P. (2016). Partisipasi Masyarakat Dalam Melakukan Pembayaran Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan Di Kecamatan Palaran Kota Samarinda (Prisma Anugrah) – eJournal Ilmu Administrasi Publik. eJournal Administrasi Negara, 4(3), 4279–4289.

Arbayah, S., & Suparti, H. (2022). Level Of Community Participation In Development Planning Deliberations In Maburai Village, Murung Pudak District, Tabalong Regency. PubBis : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis, 6(1), 39–48. https://doi.org/10.35722/pubbis.v6i1.516

Ashoka, Y. B. R. K., Aminuddin, N. A., Fibriolawati, S. P., Bachri, H. S., Modjo, R. S., & Prihantoro, F. (2024). Kesiapan Masyarakat dalam Pengelolaan Sumbu Filosofi Yogyakarta berbasis Cultural Heritage Management. JANUS, 2(1), 46–59. (-). https://doi.org/10.22146/janus.12699

Centre, U. W. H. (2023). 45 COM 8B.39—Decision. UNESCO World Heritage Centre. https://whc.unesco.org/en/decisions/8420/

Eko, S. (2004). Reformasi politik dan pemberdayaan masyarakat. APMD PRESS.

Fadlliyah, L., & Setiawan, B. (2023). Partisipasi Masyarakat Sebagai Perangkat Historic Urban Landscape Dalam Pengelolaan Kawasan Sumbu Filosofi Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Perencanaan Dan Pengembangan Kebijakan, 3(3), 187–198. https://doi.org/10.35472/jppk.v3i3.1562

Febriyanti, R., Setiawan, A., & Rochaeni, A. (2024). Tata Kelola Bumdes Dalam Rangka Peningkatan Ekonomi Di Desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Praxis Idealist : Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 1(1). https://doi.org/10.36859/jp.v1i1.2840

Hamidah, N. S., & Hakim, R. J. (2023). Peran Sosial Media Atas Perilaku Konsumtif Belanja Bagi Ibu Rumah Tangga Di Desa Lebaksari Kec.Parakansalak. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 2(3), 682–686. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i3.618

Hardani, H. A., Roushandy Asri Fardani, Jumari Ustiawaty, Evi Fatmi Utami, Dhika Juliana Sukmana, dan Ria Rahmatul Istiqomah., Nur, H., & Auliya, A. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. CV. Pustaka Ilmu.

Hutagalung, S. S. (2022). Buku Ajar Partisipasi dan Pemberdayaan Sektor Publik. CV. Literasi Nusantara Abadi.

Maulina, I., Harahap, M. K., & Afri, E. (2023). FGD: Manajemen Tata Kelola Jurnal Menuju Bereputasi. Dedikasi Sains Dan Teknologi (DST), 3(1), 65–68. https://doi.org/10.47709/dst.v3i1.2491

Mukhtar, M. (2013). Metode praktis penelitian deskriptif kualitatif. https://library.esaunggul.ac.id/detailbuku/index/22100

Nabilah, D., & Abdullah, S. (2024). Analisis Tata Kelola Adminstrasi Pemerintahan Desa Di Desa Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Journal of Public Administration Review, 1(2), 1435–1449.

Permono, A. (2021). Sangkan Paraning Dumadi Sumbu Filosofi Yogyakarta: Dalam Lensa Fenomenologi-Hermeneutika. Nun: Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara, 7(1), 163–208. https://doi.org/10.32495/nun.v7i1.233

Rasyid, I., & Masjid, A. A. (2022). Filosofi Kehidupan dari Bangunan Bersejarah Panggung Krapyak Kota Yogyakarta. Rinontje: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah, 3(2). https://jurnal.ipw.ac.id/index.php/rinontje/article/view/126

Rinepta, A. G. (2023). Sah! UNESCO Tetapkan Sumbu Filosofi Yogyakarta Jadi Warisan Budaya Dunia. detikjogja. https://www.detik.com/jogja/budaya/d-6938467/sah-unesco-tetapkan-sumbu-filosofi-yogyakarta-jadi-warisan-budaya-dunia

Sarwono, J. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Graha Ilmu. - References—Scientific Research Publishing. https://www.scirp.org/reference/referencespapers?referenceid=3637741

Sholat, J., Suhargon, R., & Arjunawa, A. (2025). Good And Clean Government Dalam Sistem Tata Kelola Pemerintahan Di Indonesia. Journal Of Science And Social Research, 8(2), 1345–1350. https://doi.org/10.54314/jssr.v8i2.3104

Wijaya, M. P. A. (2024). Kajian Konektivitas Dan Integrasi Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta Sesudah Ditetapkan Menjadi Warisan Dunia Penggal Jalan Tugu Yogyakarta Hingga Titik Nol [S1, Universitas Atma Jaya Yogyakarta]. https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/32900/

Downloads

Published

2026-01-29

How to Cite

Ihsannagi, H. (2026). Tokenisme dalam Tata Kelola Sumbu Filosofi Yogyakarta: Partisipasi Masyarakat di Kalurahan Panggungharjo, Kabupaten Bantul. SOSIO PROGRESIF: Media Pemikiran Studi Pembangunan Sosial, 6(1), 1–18. https://doi.org/10.47431/sosioprogresif.v6i1.992

Issue

Section

Articles