Strategi Komunikasi Pemberdayaan Sri Sultan Hamengku Buwono IX Dalam Pembangunan Selokan Mataram: Sebuah Tinjauan Historis
DOI:
https://doi.org/10.47431/jkp.v5i1.972Keywords:
komunikasi pemberdayaan, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Selokan Mataram, pendudukan Jepang, YogyakartaAbstract
Pembangunan Selokan Mataram pada masa pendudukan Jepang (1942-1945) bukan sekadar proyek infrastruktur fisik, melainkan sebuah manifestasi dari komunikasi pemberdayaan yang brilian. Penelitian ini menganalisis bagaimana Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) IX menggunakan strategi komunikasi ganda dan diplomasi ke atas kepada pemerintah kolonial Jepang dan komunikasi pemberdayaan ke bawah kepada rakyat Yogyakarta untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman kerja paksa (romusha). Pendekatan dan desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode sejarah. Metode sejarah dipilih karena objek material penelitian ini adalah peristiwa masa lampau, yakni dinamika sosial-politik dan pembangunan Selokan Mataram pada masa pendudukan Jepang 1942-1945. Pendekatan kualitatif digunakan untuk membedah makna, motif, dan strategi di balik pesan-pesan yang dikomunikasikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX kepada pemerintah kolonial dan rakyat Yogyakarta, teknik pengumpulan data dengan library research, validasi data dengan teknik kritik sumber (verifikasi) dan triangulasi data, teknik analisa data melalui tahapan interpretasi historis yang dipadukan dengan analisis teks. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui pendekatan komunikasi pemberdayaan, Sri Sultan HB IX berhasil mengubah posisi rakyat dari calon korban eksploitasi menjadi subjek pembangunan yang bekerja untuk kesejahteraan agraris tanah mereka sendiri. Outcome dan impact dari komunikasi pemberdayaan lahan kering berubah subur sehingga cadangan pangan masyarakat dapat tercukupi.
References
Aubrey Fisher. 1986. Teori- Teori Komunikasi, Rosda Karya: Bandung.
Akbar, M. F., Kom, S. I., MM, D. E. K. W., Sos, S., Dyah Gandasari, S. P., MM, D. P. I. N., SP, M. S., & Elly
Susanti, S. P. (2026). Manajemen Komunikasi Pembangunan Berbasis
Pemberdayaan Dan Kearifan Lokal. PT. Revormasi Jangkar Philosophia.
Anggratyas, P. A. R. (2025). Analisis Potensi Pengembangan Pariwisata Perkotaan
Berbasis Situs Warisan Budaya Di Kota Mataram. Journal Of Responsible Tourism,
(1), 637–652.
Apid, H. F. (2008). Romusa: Sejarah Yang Terlupakan. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Bibliography Armando Cortesao, tr, The Suma Oriental of Tome Pires, London, 1944, Reprinted in
;
Febi Nurul Safitri. (2022). Selokan Mataram, Kanal Irigasi Peninggalan Sultan Hamengkubuwono IX.
Kompas.com - 31/03/2022, 09:00 WIB. https://www.kompas.com/stori/read/2022/03/31/090000079/selokan-mataram-kanal-irigasi-peninggalan-sultan-hamengkubuwono-ix
Fuaidah, T. (2009). Analisis Kisah-Kisah Interaksi Idukatif dalam Perspektif Al-Qur’an. Surabaya:
Tesis Universitas Negeri Islam Sunan Ampel.
Fisher, B. A., Rakhmat, J., & Trimo, S. (1986). Teori-teori komunikasi: Perspektif mekanistis,
Psikologis, interaksional dan pragmatis. Penerbit Remadja Karya CV Bandung.
Gottschlak, L. (2008). Mengerti Sejarah. Terjemahan Nugroho Notosusanto. Jakarta: Yayasan
Penerbit UI.
Iswantoro, I. (2020). Peranan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dalam Menegakkan Kemerdekaan
Negara Republik Indonesia. JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 3(2), 158–181.
Kurasawa, A. (1993). Mobilisasi dan Kontrol: Studi tentang Perubahan Sosial di Pedesaan Jawa,
-1945. Diterbitkan atas kerja sama Yayasan Karti Sarana dengan Gramedia.
Kusumawati, P., Rif’an, A. A., & Sugiarto, E. (2019). Potensi Selokan Mataram: ulasan keadaan fisik
dan kualitas airnya. Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, Dan Praktik Dalam Bidang
Pendidikan Dan Ilmu Geografi, 24(2), 108–118.
La Patilaya, H., Sinurat, J., Sarasati, B., Jumiyati, S., Supriatna, A., Harto, B., Siburian, U. D., Mahaza, M.,
Maesarini, I. W., & Hapsari, T. D. (2022). Pemberdayaan Masyarakat.
Lazarsfeld, P. F., Berelson, B., & Gaudet, H. (1968). The people’s choice: How the voter makes up his
mind in a presidential campaign. Columbia University Press.
Mochtar, K. (1982). Pak Sultan dari masa ke masa. Dalam Mohammad Roem, Dkk. Tahta Untuk
Rakyat: Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX. Jakarta: Gramedia.
Monfries, J. (2018). Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX Dari Yogyakarta: Raja Di Negara
Republik. Yogyakarta: Biography.
Mulyana, D. (2007). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2001. Nasution, Z. (2002). Komunikasi pembangunan: Pengenalan teori dan Penerapannya. PT
RajaGrafindo Persada.
Pace, R. W., Peterson, B. D., & Burnett, M. (1979). Techniques for effective communication. (No
Title).
Ratmanto, A. (2012). Mengawal Transisi, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Pemerintahan
Transisi Republik Indonesia di Yogyakarta [Beginning the Transition, Sultan Hamengku
Buwono IX and the Transitional Government of the Republic of Indonesia]. Yogyakarta:
Atap Buku and Mata Padi Presindo.
Roem, M. (2011). Takhta untuk rakyat: celah-celah kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX.
Gramedia Pustaka Utama.
Rogers, E. M. (1995). Diffusion of Inovations, Edition of the Free Press. The Fourth.
Schein, E. H. (2010). Three cultures of management: The key to organizational learning. Glocal
Working. Living and Working Across the World With Cultural Intelligence. Milan, Italy,
Franco Angeli, 37–58.
Selokan Mataram, jogja cagar. https://jogjacagar.jogjaprov.go.id
Servaes, J. (2008). Communication for Development and Social Change. New Delhi.
Suhartono, W. P. (2010). Teori dan Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sulistya, V. A., Harnoko, D., Budiharto, H., Setyaningsih, A., & Ridlo, M. R. (2009). Laporan hasil
pengkajian koleksi diorama pembuatan Selokan Mataram. Museum Benteng Vredeburg
Yogyakarta.
Suwarno, P. Y. (1993). Hamengkubuwono IX dan sistem birokrasi pemerintahan Yogyakarta
-1974:: Sebuah tinjauan historis. Universitas Gadjah Mada.
Zed, M. (2025). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Komunikasi Pemberdayaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






.png)